Semarang — Kampus Semarang menyelenggarakan acara wisuda dan pelepasan mahasiswa periode pertama tahun akademik 2025/2026 pada hari Senin, 21 April 2026. Acara berlangsung meriah di Aula Utama Gedung Rektorat dengan mengusung tema “Membangun Masa Depan Berkelanjutan: Peran Lulusan dalam Transformasi Digital dan Sosial”. Sebanyak 847 mahasiswa resmi meraih gelar akademik mereka, terdiri dari 512 lulusan Program Sarjana (S1), 245 lulusan Program Diploma (D3), dan 90 lulusan Program Pascasarjana (S2).
Momentum wisuda ini menjadi salah satu peristiwa akademik paling ditunggu-tunggu oleh seluruh sivitas akademika Kampus Semarang. Kehadiran para wisudawan beserta keluarga, dosen, dan pegawai administratif menciptakan suasana penuh kebanggaan dan keharuan. Prosesi akademik dimulai pukul 09.00 pagi dengan upacara pembukaan, diikuti dengan serangkaian acara seremonial yang mencakup pembacaan sumpah, penyerahan ijazah, dan orasi ilmiah dari para lulusan terbaik.
Latar Belakang dan Persiapan
Persiapan penyelenggaraan wisuda periode pertama ini dimulai sejak tiga bulan sebelumnya. Tim panitia yang terdiri dari berbagai departemen telah bekerja keras memastikan setiap detail acara berjalan dengan sempurna. Mulai dari pengaturan tempat, koordinasi dengan keluarga wisudawan, hingga persiapan dokumentasi, semuanya dilakukan dengan cermat dan profesional.
“Kami memahami bahwa wisuda adalah momen penting bagi mahasiswa dan keluarganya. Oleh karena itu, setiap aspek persiapan dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan dan bermakna,” ujar Ibu Dr. Siti Nurhaliza, Wakil Rektor Bidang Akademik Kampus Semarang, dalam keterangan resmi yang dihimpun.
Tahun ini, Kampus Semarang mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah lulusan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data dari Pusat Layanan Akademik menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa yang meraih gelar pada wisuda periode I meningkat sebesar 12 persen. Peningkatan ini mencerminkan komitmen kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi mereka.
Paparan Acara Wisuda
Acara wisuda pada hari Senin pagi itu dimulai dengan pawai akademik yang diikuti oleh para wisudawan mengenakan toga dan birretum. Kehadiran Rektor Kampus Semarang, Prof. Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., menjadi poin sentral dalam pelaksanaan prosesi akademik. Beliau didampingi oleh para Wakil Rektor, Dekan Fakultas, dan jajaran pimpinan akademik lainnya.
Dalam pidato resminya, Prof. Bambang Sutrisno menyampaikan pesan yang dalam kepada para wisudawan. “Kalian yang telah meraih gelar akademik hari ini adalah aset berharga bagi bangsa dan negara. Dunia sedang menghadapi tantangan besar dalam transformasi digital dan krisis sosial. Kami percaya bahwa lulusan Kampus Semarang memiliki kompetensi dan karakter untuk memberikan kontribusi positif,” ungkap Prof. Bambang Sutrisno dengan penuh keyakinan.
Selain Rektor, acara juga menghadirkan pembicara tamu dari industri dan pemerintah. Hadir sebagai pembicara adalah Bapak Suryanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, yang menyoroti peran penting pendidikan tinggi dalam pembangunan daerah. “Kampus Semarang telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas. Kami berharap alumni ini dapat menjadi pemimpin di berbagai bidang,” kata Bapak Suryanto dalam sambutan singkatnya.
Salah satu momen paling menyentuh adalah saat pengambilan sumpah oleh para wisudawan. Mereka bersama-sama mengangkat tangan kanan sambil mengucapkan janji untuk menggunakan ilmu mereka demi kebaikan masyarakat dan negara. Suara ratusan suara bergema di Aula Utama, menciptakan momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir.
Penghargaan dan Pengakuan Akademik
Dalam kesempatan wisuda ini, Kampus Semarang juga memberikan penghargaan khusus kepada mahasiswa dengan prestasi luar biasa. Sebanyak 23 mahasiswa menerima penghargaan sebagai lulusan dengan “Predikat Cum Laude” (IPK di atas 3,5), sementara 67 mahasiswa lainnya meraih “Predikat Sangat Memuaskan” (IPK 3,0-3,5). Penghargaan ini mencerminkan dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan di kampus.
Di antara para penerima penghargaan adalah Rina Sulistyawati dari Program Studi Teknik Informatika, yang berhasil meraih IPK 3,87 dengan skripsi yang bernuansa inovasi teknologi blockchain untuk sistem manajemen logistik. “Saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan studi dengan hasil yang memuaskan. Dukungan dari dosen-dosen saya yang luar biasa menjadi kunci kesuksesan saya,” ujar Rina saat diwawancara setelah prosesi wisuda.
Lulusan terbaik lainnya adalah Mahendra Wijaya dari Program Studi Manajemen Bisnis, yang fokus mengembangkan konsep bisnis sosial untuk UMKM di daerah tertinggal. Penelitian dan praktiknya mendapat apresiasi tinggi dari dosen pembimbing. “Saya ingin melanjutkan visi ini dengan mulai mengimplementasikan ide-ide yang telah saya kembangkan selama kuliah. Kampus Semarang telah memberikan fondasi yang sangat kuat,” katanya dengan antusias.
Perspektif Orang Tua dan Keluarga
Kebahagiaan juga terpancar dari wajah-wajah keluarga para wisudawan. Ibu Dwi Handayani, ibu dari Putri Handayani (Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris), menunjukkan calon anaknya dengan bangga di tengah keramaian. “Ini adalah hari yang ditunggu-tunggu keluarga kami. Putri adalah anak pertama yang menyelesaikan pendidikan sarjana. Semoga ilmu yang telah dia dapatkan bermanfaat bagi banyak orang,” ucap Ibu Dwi dengan penuh emosi.
Tidak hanya itu, beberapa keluarga juga hadir dari luar kota bahkan luar pulau untuk menyaksikan acara bersejarah ini. Sumber dari Bagian Hubungan Masyarakat Kampus Semarang mencatat bahwa kehadiran keluarga wisudawan mencapai lebih dari 2.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah.
Dampak dan Harapan untuk Alumni
Kelulusan 847 mahasiswa ini membawa dampak positif bagi industri dan masyarakat luas. Pusat Karir dan Pengembangan Keterampilan (PKPK) Kampus Semarang melaporkan bahwa 78 persen dari lulusan periode sebelumnya telah memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah wisuda. Angka ini menunjukkan relevansi kurikulum kampus dengan kebutuhan industri.
“Kami secara konsisten melakukan dialog dengan industri untuk memastikan bahwa program akademik kami sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” jelaskan Ibu Dr. Siti Nurhaliza. “Program magang, workshop, dan sertifikasi profesional yang kami selenggarakan terbukti meningkatkan employability lulusan kami.”
Selain itu, Kampus Semarang juga memberikan dukungan kepada alumni yang ingin berwirausaha. Program inkubasi bisnis kampus telah membantu 34 alumni meluncurkan usaha mereka sendiri dalam dua tahun terakhir. Skema pembiayaan khusus dan mentoring dari dosen-dosen berpengalaman menjadi faktor kunci kesuksesan mereka.
“Kami tidak hanya ingin lulusan kami menjadi pekerja yang baik, tetapi juga menjadi pengusaha dan pemimpin yang visioner,” kata Prof. Bambang Sutrisno dalam sesi dialog dengan alumni beberapa saat setelah prosesi wisuda usai.
Inovasi dan Transformasi Pendidikan
Wisuda periode pertama tahun 2026 ini juga menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan perjalanan Kampus Semarang dalam menghadapi tantangan pendidikan modern. Pandemi COVID-19 yang telah berlalu meninggalkan dampak signifikan terhadap sistem pembelajaran. Kampus Semarang telah berhasil beradaptasi dengan mengintegrasikan pembelajaran hybrid yang menggabungkan metode daring dan luring.
“Transformasi digital pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Kami telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan untuk meningkatkan infrastruktur teknologi dan kompetensi pengajar dalam menggunakan tools digital,” ungkap Bapak Dr. Prasetya Ananta, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan.
Investasi ini terbukti berbuah hasil. Kampus Semarang telah meningkatkan akreditasi program studi dari B menjadi A dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, kampus juga telah membangun kerjasama dengan universitas-universitas terkemuka di Asia Tenggara, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan pertukaran akademik dan penelitian.
Penutup dan Harapan Masa Depan
Penyelenggaraan wisuda Kampus Semarang pada 21 April 2026 merupakan bukti nyata dari komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan berkualitas yang siap menghadapi tantangan global. Dengan 847 mahasiswa yang resmi meraih gelar akademik, kampus telah menambah jumlah alumni yang dapat berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Ke depannya, Kampus Semarang berencana untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi dosen, modernisasi fasilitas, dan penguatan kerjasama dengan industri dan institusi internasional. Target ambisius kampus adalah menjadi universitas terkemuka di Asia Tenggara dalam lima tahun mendatang.
“Ini adalah awal dari perjalanan baru bagi para wisudawan. Mereka telah belajar dan mengembangkan diri di Kampus Semarang. Sekarang, saatnya mereka mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka di dunia nyata. Kami percaya bahwa mereka akan menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat,” tutup Prof. Bambang Sutrisno dengan optimisme yang menular.
Dengan demikian, wisuda periode pertama tahun akademik 2025/2026 Kampus Semarang ditutup dengan harapan besar bahwa setiap lulusan akan membawa nilai-nilai akademik, etika, dan tanggung jawab sosial dalam setiap langkah karir mereka ke depan.
—
[Penulis: Tim Redaksi Kampus Semarang | Diterbitkan: 21 April 2026]